Author Archives: Kris Fathoni

Chelsea Semakin Nyaman di Puncak Klasemen

Chelsea vs Swansea City

Laga antara Leicester City melawan Liverpool yang baru akan dilangsungkan pada hari Selasa dinihari mendatang, menjadi laga penutup Liga Primer Inggris pekan ke 26. Namun, pemenang laga tersebut tidak akan mempengaruhi puncak klasemen yang masih dipegang oleh Chelsea.

Chelsea vs Swansea City

Chelsea memetik kemenangan 3-1 atas Swansea City pada akhir pekan lalu

The Blues semakin nyaman sebagai pemuncak klasemen setelah meraih hasil maksimal kala kedatangan tamu Swansea City pada hari Sabtu lalu. Gol dari Cesc Fabregas, Pedro dan Diego Costa hanya mampu dibalas satu gol oleh Llorente.

Raihan poin maksimal tersebut, menjadi kemenangan ke 19 sejauh ini dan menambah perolehan poin menjadi 63 angka. Terpaut cukup jauh dari pesaing terdekatnya sekaligus rival sekota mereka Tottenham Hotspur yakni 10 poin, yang pada pertandingan semalam juga sukses meraih poin penuh, setelah mengandaskan perlawanan Stoke City dengan skor 4-0.

Kekalahan yang diderita oleh Swansea City, memaksa posisi mereka tertahan di urutan ke 15 dengan raihan 24 poin. Berselisih tiga angka dari zona merah.

Sementara Manchester City yang belum melakoni matchday ke 26 melawan Manchester United, lantaran The Reds Devil harus menghadapi Southampton di partai final piala EFL, menempati urutan ketiga dengan perolehan 52 angka.

Sedangkan Arsenal yang terpaksa harus berlibur, lantaran lawannya The Saints tengah bersiap-siap untuk melawan MU di Wembley Stadium dalam partai puncak EFL, masih tertahan di posisi keempat dengan hanya mengantongi 50 poin.

Disusul oleh The Reds yang baru akan menjalani laga pekan 26 pada hari Selasa dinihari nanti melawan The Foxes dengan 49 angka. Apabila meraih kemenangan, maka Coutinho akan naik satu peringkat dan menggeser posisi The Gunners.

Zona degradasi sendiri, ditempati oleh sang juara bertahan Leicester City yang baru saja memecat sang manajer Claudio Ranieri dengan 21 poin. Dilengkapi oleh Hull City yang hanya bermain imbang melawan Burnley dan Sunderland di juru kunci, setelah kembali menelan kekalahan kala bertandang ke markas Everton.

Antonio Conte Senang Dengan Kinerja Tim

Chelsea sukses meneruskan tren positif kala menghadapi The Swans pada matchday 26 akhir pekan lalu. Bermain di depan para pendukungnya sendiri yang memenuhi seisi bangku Stadion Stamford Bridge, mampu tampil brilliant dengan mencetak tiga gol dan hanya dibalas satu gol dari tim tamu. Saat ini, The Blues kokoh sebagai pemuncak klasemen.

Antonio Conte

Antonio Conte merasa puas dengan penampilan para pemainnya kala menghadapi Swansea City

Kemenangan tersebut membuat sang manajer Antonio Conte merasa senang dan puas dengan performa yang ditampilkan oleh para pemainnya.

“Performa yang ditampilkan oleh para pemain kami sangatlah memuaskan. Tidak hanya untuk saya selaku pelatih, tetapi juga bagi management tim dan terkhusus untuk para fans yang selalu setia mendukung kami. Berharap, kami dapat mempertahakan penampilan seperti ini di pertandingan-pertandingan berikutnya,”

“Dengan memetik kemenangan di setiap pertandingan, maka pada akhir musim nanti kami berhasil menjadi kampiun. Terlebih, saat ini kami juga telah mencapai babak perempat final piala FA dan akan menjamu Manchester United,”

“Kami akan berusaha untuk menyapu bersih semua gelar yang dapat kami dapatkan pada musim ini. Tentu yang utama terlebih dahulu adalah juara liga, seiring dengan perburuan gelar juara piala FA,” ujar Conte.

Costa: Hasil yang Memuaskan

Senada dengan sang pelatih, penyerang andalan Chelsea di lini serang Diego Costa mengungkapkan bahwa kemenangan melawan Swansea City merupakan hasil yang memuaskan.

Diego Costa

Diego Costa senang dengan hasil kemenangan kala menghadapi Swansea City

“Kemenangan adalah hal penting bagi kami. Laga semalam kami telah membuktikan bahwa kami memang calon juara. Namun, kami tidak terlalu jemawa dan akan berusaha keras untuk memaksimalkan setiap laganya. Hingga di akhir musim nanti, gelar juara jatuh ditangan kami,” ujar pemain berkebangsaan Spanyol.

Arsenal Terlempar Dari Empat Besar

Arsenal

Arsenal hanya mampu bermain imbang kala bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth. Hasil tersebut membuat posisinya di tabel klasemen terlempar dari zona Liga Champions. Kini, pasukan The Gunners harus puas bertengger di urutan kelima dari sebelumnya menduduki peringkat keempat dengan perolehan 41 poin.

Arsenal

Arsenal harus puas bertengger di urutan kelima

Meriam London membuka tahun baru 2017 dengan meraih kemenangan kala melawan Crystal Palace. Posisinya pun naik ke peringkat ketiga menggeser posisi City yang di hari sama harus mengakui kehebatan Liverpool.

Namun, bermodalkan kemenangan di laga sebelumnya, Arsenal tak mampu meraih poin maksimal untuk memantapkan posisinya di tangga klasemen. Tim asuhan Arsene Wenger hanya berhasil membawa pulang satu poin dari kandang The Cherries.

Bahkan, mereka nyaris saja menelan kekalahan. Pasalnya, hingga menit ke 70 papan skor masih menunjukkan kedudukan 3-0 untuk keunggulan tamu. Terlebih, sepanjang 90 menit, The Gunners masih tertinggal satu gol. Beruntung di masa injury time, Olivier Giroud mampu mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Tetapi, hasil tersebut membuat Arsenal terlempar dari empat besar. Menyusul, rival sekota mereka, Tottenham Hotspur mampu mengalahkan Chelsea dalam laga bertajuk Derby London, yang sekaligus menghentikan tren 13 kemenangan secara beruntun The Blues.

The Lilywhites yang meraih poin maksimal, posisinya langsung naik dua peringkat ke urutan ketiga, dengan mengoleksi poin yang sama dengan Manchester City yakni sebanyak 42 angka.Berselisih tujuh poin dari Chelsea yang masih kokoh berada di puncak klasemen dan hanya terpaut dua poin dari Liverpool di urutan kedua.

Tawaran Arsenal Untuk Kostas Manolas Ditolak AS Roma

Arsenal dikabarkan secara resmi telah melayangkan tawaran sebesar €40 juta atau setara £34,6 juta untuk bek AS Roma, Kostas Manolas pada bursa musim panas lalu. Namun, pihak Serigala Ibukota telah menolak tawaran tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh agen sang pemain, Ioannis Evangelopoulos.

Kostas Manolas

AS Roma tolak tawaran Arsenal untuk datangkan Kostas Manolas pada musim panas lalu

Pemain berkebangsaan Yunani tersebut memang terus dikabarkan akan berlabuh ke Emirates Stadium, sebelum musim 2016/2017 akan dimulai, menyusul pihak The Gunners menginginkan jasanya. Namun, transfer tersebut tak kunjung terlaksana, lantaran Roma menolak untuk melepas pemain andalannya tersebut.

Sebagai gantinya, Meriam London kemudian mendatangkan Shkodran Mustafi dari Valencia untuk mengisi kekurangan pemain di lini belakang tim.

“Kami membenarkan bahwa pihak Arsenal telah memberikan tawaran kepada kami untuk mendapatkan jasa Kostas di bursa musim panas lalu. Mereka sangat menginginkan pemain kami tersebut. Namun, kami menolak lantaran tak sesuai dengan keinginan dari pihak klub,”

“Di bursa Januari ini, klien saya belum mendapatkan tawaran yang cocok. Namun, di dunia sepakbola tidak ada yang mengetahuinya secara pasti. Tawaran dari Tiongkok? Kita memang sedang membicarakan tawaran dari tim raksasa, tapi tidak dengan Tiongkok. Klien saya ingin bermain di Eropa karena menjanjikan sesuatu yang lebih dari sekedar uang,” ungkap Evangelopoulos.

 Wenger: Fokus di Setiap Pertandingan

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menyatakan bahwa dirinya lebih fokus di setiap laga Liga Primer Inggris, dibandingkan dengan bursa transfer musim dingin ini. Lantaran, saat ini Arsenal duduk di peringkat ke lima dan otomatis terlempar dari zona Liga Champions.

Arsene Wenger

Arsene Wenger lebih fokus pada setiap pertandingan dibandingkan sibuk di bursa transfer

“Saat ini kami lebih fokus di minggunya untuk meraih kemenangan. Kita semua mengetahui, bahwa situasi sekarang ini kami terlempar dari zona Eropa. Sehingga, jauh lebih penting memikirkan skuat yang ada untuk memaksimalkan setiap pertandingan demi kembali ke jalur kemenangan dan di akhir musim kami dapat mengangkat trofi,” ungkap manajer asal Prancis.

Koeman: Saatnya Kembali Ke Zona Eropa

ronald koeman

Liga Inggris telah memasuki pekan ke-12, setelah jeda internasional berakhir. Semua tim akan saling bertemu untuk merebutkan titel juara, salah satunya antara Everton yang akan berhadapan dengan Swansea City. Saat ini, The Toffes berada di posisi ke-7, dan berpeluang untuk kembali ke zona Eropa, seandainya memenangkan pertandingan tersebut. Sang pelatih, Ronald Koeman menyatakan bahwa timnya akan kembali ke zona Eropa.

ronald koeman

Hingga pekan ke-11, The Blues hanya berhasil meraup poin sebanyak 18 poin, dan harus puas sementara waktu berada di urutan ke-7 dalam klasemen liga Inggris. Dari sebelas pertandingan yang telah dilakoni, tim asuhan Koeman hanya mampu mencatatkan lima kemenangan, dan tiga kalah, serta tiga hasil imbang.

Dengan kemenangan melawan Swansea City yang akan dihelat di kandang sendiri, Goodison Park, akan memperbaiki posisi Everton di tangga klasemen. Kemenangan tersebut dapat membuat The Toffes menggeser Manchester United dan Tottenham Hotspur, untuk kembali ke Zona Eropa League.

Catatan Kurang Apik Tim Asuhan Koeman

Saat ini, The Toffes tengah berencana untuk memperbaiki penampilannya. Dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris, Everton hanya mampu menorehkan satu kemenangan saja saa bertemu West Ham, dan dua pertandingan harus berakhir imbang kala menjamu Manchester City dan Crystal Palace. Sisanya, klub yang bermarkas di Goodison Park ini harus menelan pil pahit, kala bersua Burnley dan Chelsea.

catatan kurang apik everton

Bahkan, di pertandingan terakhir, Stekelenburg harus puas melihat gawangnya di bobol lima gol sekaligus oleh Eden Hazard CS. Sementara Everton tak mampu membalas satu gol pun ke gawang Courtois.

Kembali Ke Jalur Kemenangan

Dengan catatan kurang ampik dalam lima pertandingan, tentunya membuat Ronald Koeman harus berpikir keras demi kembali ke jalur kemenangan.

Pertandingan selanjutnya yang akan dilakoni Everton tak terbilang mudah. The Toffes harus berhadapan The Swans dalam lanjutan liga Primer Inggris pekan ke-12. Dimana saat ini tim asuhan Brandley tengah berusaha untuk keluar dari zona degradasi.

kembali ke jalur kemenangan

Namun walau demikian, Koeman meyakini bahwa para pemainya akan menampilkan permainan terbaiknya. Terlebih lagi pertandingan ini dilangsungkan di hadapan para pendukung sendiri. Tentunya seluruh pemain ingin memberikan kemenangan.

Sebagai catatan, dalam pertandingan kandang terakhir, Jagielka CS mencatatkan kemenangan yang sangat meyakinkan. Dimana mereka berhasil menyarangkan dua gol tanpa balas ke gawang West Ham yang dikawal oleh Adrian.

Dengan catatan ampik tersebut, tentu akan membuat kepercayaan diri para pemain Everton meningkat, walau sempat terpuruk pada pertandingan terakhir kala bertandang ke Stamford Bridge. Tak tanggung-tanggung, Chelsea memborong lima gol tanpa balas.

Head To Head Everton vs Swansea City

Pertandingan yang akan berlangsung di hari Sabtu, tanggal 19 November 2016 pada pukul 22.00 WIB, akan menentukan kedua tim dalam perjalanan mereka di Liga Inggris. Everton yang berjuang untuk kembali zona Eropa, sementara Swansea City yang juga ingin terlempar dari zona degradasi, akan menampilkan pertandingan menarik dan menenangkan.

everton vs swansea

Dalam pertemuan terakhir antara kedua tim tersebut, The Swans tampil sebagai pemenang. Bahkan, kemenangan tersebut diperoleh di Goodison Park, markas Everton, dengan skor tipis, yakni 1-2. Mimpi buruk itu berkat penampilan apik dari Gylfi Sigudrsson dilini tengah permainan Swansea City.

Sementara sebagai catatan, bahwa The Toffes dalam lima pertandingan terakhir melawan Swansea City tak pernah mengalami kemenangan, baik tampil sebagai tuan rumah, maupun sebagai tamu. Tim sekota Liverpool ini hanya mampu menahan imbang tiga kali, dan dua berakhir kekalahan.

City Siap Rebut Puncak Klasemen Liga Inggris

manchester city

Sejumlah liga besar di daratan Eropa kembali bergulir pada akhir pekan ini, setelah jeda Internasional. Tak terkecuali dengan liga terpanas saat ini, Liga Primer Inggris, yang memasuki pekan ke-12. Salah satu pertandingan yang akan tersaji adalah antara Crystal Palace melawan Manchester City. Dimana jika City berhasil memenangkan pertandingan ini, maka akan merebut puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Saat ini, Liverpool masih nyaman duduk di pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Berpotensi akan bergeser oleh tim asuhan Pep Guardiola yang hanya bertandang ke Selhurst Park, markas Crystal Palace. The Citizens hanya berjarak dua poin saja dari tim asuhan Jurgen Klopp.

kualitas city

Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola yakin para pemainnya akan menampilkan permainan terbaiknya saat bertandang ke Selhurst Park. Ia juga meyakini bahwa timnya mampu untuk pulang membawa tiga poin penuh, dan merebut puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Catatan Kurang Ampik City Saat Melakoni Laga Tandang

Berdasarakan lima pertandingan tandang terakhir yang dilakoni oleh Manchester City di seluruh kompetisi, tim asuhan Pep Guardiola hanya mampu mencatatkan satu kemenangan saja. Kemenangan tersebut diraih saat bertandang ke The Hawtons, markas West Bromwich Albion. Sergio Aguero dan Ikay Gundogan, masing masing berhasil membuat brace atau dua gol dalam satu pertandingan.

Setelah melakoni pertandingan tandang melawan The Baggies yang terjadi dalam lanjutan liga Primer Inggris pekan ke-10 dengan skor meyakinkan 0-4, The Sky Blues belum pernah lagi mengalami kemenangan. Justru terpuruk dengan tiga kekalahan secara beruntun oleh tim-tim besar. Mereka takluk 0-1 saat melawan Manchester United dalam ajang Piala Liga Inggris.

catatan tandang manchester city

Setelah gugur dalam ajang EFL Cup, The Citizens juga harus kalah kala bertandang ke Camp Nou, markas Barcelona. Tak tanggung-tanggung, Lionel Messi CS berhasil menyarangkan empat gol sekaligus, dan tak mampu dibalas satu gol pun oleh City.

Luka tandang selanjutnya diberikan oleh Tottenham Hotspur di White Hart Line. Alli memastikan kemenangan 2-0 atas tim asuhan pelatih asal Spanyol tersebut. Sebelumnya Kolarov membuat gol bunuh diri pada menit ke 9′.

Dalam laga tandang terakhir, tim sekota dengan Manchester United ini, harus puas berbagi angka saat bertandang ke Celtic Park, markas Celtic, dalam lanjutan liga Champions. Pertandingan yang berjalan sengit ini, berakhir dengan skor 3-3.

Menunjukkan Kualitas The Citizens Sesungguhnya

Tentu Pep Guardiola akan memperbaiki catatan tandang yang kurang imprensif tersebut dalam lawatannya ke Selhurst Park, markas Crystal Palace.

Pelatih asal Spanyol tersebut akan menurunkan kualitas pemain terbaiknya dalam lanjutan liga Inggris pekan ke-12 saat melawan tim asuhan Alan Pardew, yang tengah terpuruk dengan catatan satu hasil imbang, dan empat kekalahan secara beruntun dalam lima pertandingan terakhir.

manchester city

Pep Guardiola tetap menerapkan formasi andalannya, 4-2-3-1 dengan Kun Aguero menjadi ujung tombak dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan. Aguero akan ditopang oleh tiga gelandang terbaik, Sterling pada posisi kanan, De Bruyne di tengah, dan di kiri akan diisi oleh David Silva.

Dua gelandang bertahan diserahkan oleh Fernandinho yang berpasangan dengan Ikay Gundogan. Sementara di lini pertahanan, Otamendi berduet dengan Stones, dan di bek kanan diisi oleh Zabaleta, serta Kolarov masih dipercaya untuk mengisi posisi kiri.

Posisi paling krusial, yakni penjaga gawang, Pep Guardiola masih mempercayakan Claudio Bravo, yang telah kembali setelah membela timnas Cile dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 Russia.

Arsenal Siap Depak City Di Klasemen Liga Inggris

arsenal

Jeda internasional telah berakhir, dan sejumlah liga kembali bergulir, tak terkecuali Liga Inggris yang merupakan liga terpanas di belahan dunia saat ini. Liga Primer Inggris memasuki pekan ke-12, dan mempertemukan dua tim raksasa, yakni antara Manchester United vs Arsenal. Hingga laga ke-11, Meriam London masih berada di urutan keempat klasemen sementara Liga Inggris.

mu vs arsenal

Sebelum melawan The Reds Devils, Arsenal telah berhasil mengumpulkan 24 poin dari sebelas pertandingan, dengan catatan tujuh kali merasakan kemenangan, dan imbang sebanyak tiga kali, serta hanya satu mengalami kekalahan. Dimana kekalahan tersebut dirasakan di kandang sendiri pada saat pembukaan musim 2016-2017 Liga Inggris.

Berdasarkan catatan lima pertandingan terakhir di liga Primer Inggris, Laurent Koscielny CS tak pernah mengalami kekalahan, hanya dua kali imbang, dan sisanya berhasil membawa pulang poin penuh. Catatan ini begitu indah, dengan hanya kemasukkan empat gol dan berhasil menyarangkan sembilan gol.

Kekuatan Arsenal

Laga MU vs Arsenal merupakan laga pembuka dalam pekan ke-12 Liga Inggris, dan akan dilangsungkan di markas United, Old Trafford Stadium pada pukul 19.30 WIB. Pertandingan kedua tim raksasa ini akan dipimpin langsung oleh wasit Andre Marriner.

arsenal

Team asuhan Arsene Wenger dikabarkan sejumlah media lokal olahraga di Inggris, akan menurunkan skuat terbaiknya. Bertindak sebagai tamu, tidak menjadikan The Gunners bermain bertahan. “Kami tidak melupakan kekalahan terbesar kami pada beberapa tahun yang lalu di Old Trafford. Sekarang, kami sudah memiliki pemain terbaik di setiap lininya. Berharap pemain kami menampilkan permainan terbaiknya,” ucap Arsene Wenger.

Meriam London akan menurunkan formasi seperti biasanya, yakni 4-2-3-1. Dengan mengandalkan Alexis Sanchez sebagai ujung tombak, demi mengoyak gawang yang dikawal De Gea. Lini belakang Arsenal akan dikomandoi oleh Laurent Koscielny yang berduet dengan Mustafi. Sedangkan di lini tengah, akan diisi Coquelin dan Mesut Ozil.

Alexis Sanchez tak sendirian di lini serang Meriam London, akan dibantu oleh Mesut Ozil yang berperan sebagai playmaker, dan di sisi kiri akan diisi oleh Alex Iwobi, sementara di bagian kanan kemungkinan besar Theo Walcott akan mengisi perannya.

Dengan kekuatan penuh, arsenal akan tetap menampilkan permainan terbaiknya. Bermain bola pendek dari kaki ke kaki, dan akan menguasai permainan.

Perseteruan The Special One vs The Professor

Pertandingan antara The Reds Devil vs The Gunners tak hanya akan mempertemukan dua tim yang memiliki sejarah panjang saja, melainkan juga sosok kedua pelatih, Mourinho di sisi Manchester United dan Arsenal bersama Arsene Wenger, yang dimana kerapkali diwarnai bumbu-bumbu pedas.

mourinho vs wenger

Pada tahun 2014 saja, saat Mourinho masih menjadi pelatih Chelsea, keduanya hampir saja beradu fisik di pinggir lapangan. The Special One juga akan dapat mengarahkan para pemainnya di sisi lapangan, lantaran masa hukumannya telah selesai pada saat melawan Burnley, dimana Ia diusir dari lapangan.

Adu gengsi antara kedua pelatih tersebut akan terasa kental, ditambah lagi dengan posisi Arsenal yang berada di atas Manchester United. Namun walaupun begitu, Arsene Wenger tetap berhati-hati, terlebih lagi saat pertandingan terakhir, MU bermain impresif dan berhasil mengalahkan Swansea City dengan skor meyakinkan, yakni 1-3.

Setan Merah memiliki tren negatif dikala melawan tim-tim besar, seperti pada saat Derby Manchester, yang dimana MU harus takluk dari tim asuhan Pep Guardiola, dan kalah merasakan hal sama saat bertandang ke Stamford Bridge, serta hanya memetik satu poin saja saat melawan Liverpool.

Langkah Chelsea di EFL Cup Terhenti

West Ham Sukses Taklukan Chelsea

Hasil pertandingan babak 16 Besar EFL Cup 2016-2017 menghadirkan beberapa kejutan. Chelsea yang merupakan salah satu unggulan harus menyudahi perjalanannya di turnamen tersebut usai menyerah 1-2 dari West Ham United pada dini hari tadi.

Mimpi buruk The Blues bermula saat pertandingan baru berjalan 11 menit. Aksi Cheikhou Kouyate berhasil membawa West Ham United unggul. Usaha skuad asuhan Antonio Conte untuk mencetak gol balasan tampaknya tidak membuahkan hasil.

Malang bagi Chelsea, West Ham justru berhasil menambah keunggulan melalui gol Edimilson Fernandes ketika babak kedua baru berjalan tiga menit. Gol yang diciptakan Gary Cahill pada empat menit masa injury time tampaknya tak mampu mengubah nasib tim asal Kota London tersebut.

langkah-chelsea-di-efl-cup-terhenti-3

Kegagalan skuad asuhan Conte musim ini seolah mengulang perjalanan Chelsea musim lalu. Statistik mencatat bahwa The Blues merupakan tim yang tersingkir berturut-turut sejak musim 2000-2001.

Tidak hanya itu saja, penjaga gawang Chelsea, Asmir Begovic, tidak pernah tidak kebobolan dalam 8 pertandingannya bersama The Blues. Begovic berhasil mencatat clean sheet terakhir kali saat Chelsea menghadapi Scunthorpe, pada bulan Januari.

Chelsea Tersingkir, Manchester United Ngacir

Beberapa hari sebelumnya, Chelsea berhasil mencukur habis Manchester United dalam laga yang digelar di markas The Blues, Stamford Bridge. Anak-anak asuh Conte terlihat sangat mendominasi laga yang berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan tuan rumah yang berarti menjadi hasil terburuk yang diterima  Manchester United sejauh kompetisi musim ini berjalan.

Namun nasib berbeda justru diperoleh tim setan merah yang berhasil lolos ke babak berikutnya turnamen EFL Cup. Tidak seperti Chelsea yang tersingkir dari turnamen tersebut, Manchester United justru berhasil melenggang ke babak 8 besar EFL Cup. Pertandingan yang juga merupakan Derby Manchester tersebut berakhir  dengan skor tipis 1-0 bagi United.

langkah-chelsea-di-efl-cup-terhenti-2

Gol semata wayang dari Juan Mata berhasil memupuskan harapan Manchester City untuk tetap melanjutkan perjalanannya di ajang EFL Cup. Gol krusial pada menit ke-54 tersebut akhirnya membawa Manchester United melanjutkan langkahnya di EFL Cup 2016-2017.

Bermain di hadapan para pendukungnya, The Red Devils menurunkan skuad terbaiknya. Komposisi 4-2-3-1 masih menjadi andalan Jose Mourinho dengan Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak serangan tim setan merah. Sebagian besar pemain terlihat tidak mengalami pergantian, hanya nama Marcos Rojo dan Luke Shaw yang merupakan pembeda dalam laga dini hari tadi.

Berbanding terbalik dengan rival satu kota nya, Pep Guardiola justru melakukan banyak perombakan pada skuad Manchester City dengan duet Leroy Sane dan Kelechi Iheanacho di lini depan mengisi skema 4-4-1-1.

Hasil positif pada dini hari tadi mencatat rekor baru bagi Jose Mourinho. Mou berhasil menaklukkan Pep Guardiola dua kali yaitu di Liga Champions serta Copa Del Rey.

Sementara Pep Guardiola kini tercatat gagal memperoleh kemenangan dalam enam partai terakhir, yang merupakan pertama kalinya sepanjang karier Pep sebagai manajer.

 

 

Liga Inggris Matchday 8 : Klasemen Statis Akibat Banyak Hasil Imbang

Performa Pogba Tak Buat Mou Terkesan

Big Match yang mempertemukan antara  tuan rumah Liverpool dengan sang tamu, Manchester United yang berakhir imbang 0-0 tidak begitu banyak membuat pergeseran posisi klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini.

Dalam wawancara bersama Jose Mourinho usai laga tersebut, The Special One mengaku memang tak mengincar kemenangan pada laga yang digelar di markas Liverpool, Stadion Anfield tersebut.

Arsitek tim setan merah tersebut mengungkapkan bahwa membuat tuan rumah tak mampu meraih kemenangan di hadapan para pendukungnya tersebut bisa dibilang sudah cukup memuaskan.

Akan tetapi, Mou -begitu dirinya biasa disapa- mengaku tidak cukup puas atas penampilan sang gelandang anyar yang diboyong United dari Juventus, Paul Pogba.

Pemain yang berhasil memecahkan rekor transfer musim ini tersebut tercatat hanya mampu mencetak satu gol dalam sembilan laganya bersama Tim Setan Merah.

liga-inggris-matchday-8-klasemen-statis-akibat-banyak-hasil-imbang-2

Catatan statistik pada laga big match melawan Liverpool tersebut juga mencatat bahwa Paul Pogba hanya mampu melepaskan satu tembakan akurat ke gawang The Reds.

“Melihat posisi dimana Pogba bermain, sebenarnya saya mengharapkan Pogba melakukan lebih banyak penetrasi ke daerah pertahanan lawan,” sebut Mourinho.

Mourinho : Pogba Seharusnya Bisa Lebih Baik Lagi

Bermain dengan skema 4-2-3-1, Mou menempatkan Pogba sebagai playmaker tepat di belakang posisi Zlatan Ibrahimovic. Strategi tersebut bisa dibilang sukses mengingat Pogba berhasil menciptakan peluang melalui umpannya kepada Ibra yang kemarin bertindak sebagai penyerang tunggal tersebut.

“Kami bertahan dengan sangat baik. Tetapi, ya kami seharusnya bisa melakukan yang lebih baik lagi. Zlatan seharusnya bisa mencetak gol lewat peluang emas saat menerima umpan dari Pogba,” tambah eks manajer Chelsea tersebut.

Hasil imbang ini membuat Tim Setan merah tetap bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Primer musim ini. Mengumpulkan 14 poin dari total delapan pertandingan, skuad asuhan Mourinho kini terpaut 5 angka dari rival sekota  sekaligus pemimpin klasemen saat ini, Manchester City.

liga-inggris-matchday-8-klasemen-statis-akibat-banyak-hasil-imbang-1

Dimainkan di tengah pertandingan, Wayne Rooney mennyebutkan bahwa peluang Manchester United bersaing untuk perburuan gelar Liga Primer musim ini masih terbuka lebar.

Menurut skipper tim setan merah tersebut, meski saat ini United hanya berada di peringkat 7 klasemen sementara, tim nya tersebut hanya tertinggal 5 poin dari sang pemimpin klasemen saat ini, Manchester City. Dan menurut Rooney, skuad fantastis racikan Jose  Mourinho bisa membawa United mengangkat trofi musim ini.

“Sepertinya beberapa waktu lalu saya pernah mengatakan bahwa musim ini kami akan bersaing, dengan hadirnya Jose Mourinho dan beberapa pemain dalam beberapa bulan terakhir membuat keyakinan kami semakin kuat,” ungkap Rooney.

“Menurut saya, kami memiliki susunan skuad yang luar biasa musim ini. Ya, tentu saja kami sangat siap untuk bersaing dalam perburuan trofi Liga Primer musim ini,” tambah penyerang asal Inggris tersebut.

Manchester United dijadwalkan untuk menghadapi Chelsea di markas The Blues,Stamford Bridge akhir pekan nanti. Selain vital bagi kelangsungan United di klasemen, laga tersebut juga sekaligus jadi ajang reuni bagi manajer Jose Mourinho.

Dua Bintang Chelsea Bertengkar Saat Bela Timnas

Pesta Gol di Markas Gibraltar

Bermain sebagai starter saat Belgia bertamu ke markas Gibraltar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018, dua superstar Chelsea, Eden Hazard dan Thibaut Courtois sukses membawa Belgia menghancurkan tuan rumah enam gol tanpa balas.

Hattrick dari penyerang Christian Benteke serta tiga gol yang masing-masing dicatat oleh Axel Witsel, Dries Mertens dan Eden Hazard sukses membungkam publik Estadio Do Algrave.

Tuan rumah mana yang tidak terguncang saat tim tamu berhasil menciptakan gol cepat saat waktu bahkan belum berjalan 1 menit. Adalah nama Christian Benteke yang sukses membungkam rakyat Gibraltar dengan gol cepat nya saat laga belum sampai berjalan, lebih tepatnya kurang dari sepuluh detik.

dua-bintang-chelsea-bertengkar-saat-bela-timnas

Gol cepat Benteke tersebut berhasil membuat Belgia tampil percaya diri serta mendominasi sepanjang laga. Hasilnya, di menit 19′, skuad asuhan Roberto Martinez tersebut menggandakan keunggulannya lewat gol Axel Witsel.

Benteke yang merupakan aktor utama dalam laga tersebut akhirnya memperlebar keunggulan Belgia atas tuan rumah Gibraltar pada menit 43′ usai menyambar sodoran Thomas Meunier. Babak pertama berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki paruh kedua, irama permainan Belgia tetap terjaga. Dan hasilnya, umpan matang dari Steven Defour mampu dimaksimalkan Dries Mertens saat babak kedua berjalan lima menit.

Tak butuh waktu lama bagi Benteke untuk menegaskan dirinya sebagai bintang di laga ini. Benteke mencatat hat-tricknya di menit ke-55′ usai menyambut umpan dari Eden Hazard.

Pesta gol di Estadio Do Algrave pun ditutup dengan gol gelandang serang Belgia yang bermain untuk Chelsea, Eden Hazard pada menit ke 79. Menegaskan dominasi tim tamu atas tuan rumah Gibraltar.

dua-bintang-chelsea-bertengkar-saat-bela-timnas-2

Perseteruan Courtois dengan Hazard

Dibalik pesta gol Belgia di markas Gibraltar, ternyata terjadi sedikit gesekan antara dua pemain timnas Belgia, Eden Hazard dan Thibaut Courtois. Kedua bintang yang bermain untuk Chelsea tersebut tertangkap kamera terlibat cekcok di lapangan.

Courtois terlihat mengeluarkan ekspresi emosional kepada Hazard saat gelandang serang Chelsea tersebut melakukan tindakan yang bisa dibilang mengancam gawang Belgia. Sang kiper pun meluapkan emosinya usai laga.

“Backheel yang dilakukan Hazard di wilayah rawan gol adalah alasan mengapa saya begitu marah kepadanya. Saya tidak ingin gawang saya kebobolan karena hal yang tidak perlu. Lalu saya meneriaki para pemain untuk tetap berkonsentrasi, fokus dan tidak memberikan sedikit pun peluang bagi tim lawan,” ujar Courtois.

Reaksi emosional Courtois tersebut tentu saja berpotensi membuat atmosfir negatif antara dua bintang Chelsea berlanjut bahkan hingga keduanya kembali ke Stamford Bridge. Menjadikan sebuah tugas ekstra bagi manajer The Blues, Antonio Conte untuk meredam perselisihan antara dua pemain asuhan nya tersebut.

Conte berharap agar masalah antara dua pemainnya tersebut tidak sampai mengganggu fokus Chelsea yang sedang fokus mengingat The Blues hanya berhasil menempati peringkat  7 klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Rooney, Sang Kapten Yang Terbuang

Tak Lagi Dalam Daftar Starting XI United

Musim ini bisa dibnilang sebagai musim terburuk bagi skipper Manchester United, Wayne Rooney. Penyerang yang menjadi tumpuan tim setan merah sejak masa kepemimpinan Sir Alex Ferguson tersebut dikbarkan tak lagi menjadi bagian dari starting line up manajer teranyar United, Jose Mourinho dalam beberapa pertandingan akhir-akhir ini.

Pemain yang kerap disamakan dengan sosok ‘Shrek’ tersebut kini kerap duduk dibangku cadangan, entah itu masuk di tengah laga ataupun tidak dimainkan sama sekali oleh manajer Jose Mourinho. Mou menjelaskan bahwa performa buruk penyerang berusia 30 tahun tersebut lah yang membuatnya terpaksa membuat keputusan kontroversial ini.

Kejadian tersebut pun akhirnya membawa kritikan atas performa buruk Rooney. Para pengamat serta kritikus pun kerap menyebutkan bahwa masa keemasan Rooney bersama United telah habis. Akan tetapi kenyataan tersebut tak membuat Rooney tenggelam. Kemauan sang kapten untuk berusaha kembali mendapatkan tempat di Starting XI baik untuk United maupun Timnas Inggris justru terlihat semakin keras.

rooney-sang-kapten-yang-terbuang-1

Terlepas dari kemunduran performa Rooney, pelatih anyar Timnas Inggriss, Gareth Southgate tetap menunjuk Rooney untuk mengenakan ban kapten timnas. Menurut Southgate, Rooney merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sepakbola Inggris, meskipun hal tersebut bukanlah jaminan bagi Waza untuk kembali mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter.

Menanggapi kenyataan tersebut, Rooney mengakui bahwa dirinya paham mengapa harus merelakan posisinya sebagai starter. Dan mantan pemain Everton tersebut pun menganggap saat ini dirinya memang hanya pantas untuk menghuni bangku cadangan.

“Anda tak dapat memaksa pelatih untuk memainkan anda di setiap pertandingan dalam sepakbola. Akan tetapi saya akan terus berusaha demi mendapatkan tempat kembali di skuad utama tim. Saat ini kritik kerap menghujani saya. Ya memang saya sadar bahwa saya bermain buruk, itulah mengapa saya mengerti alasan manajer tak menurunkan saya,” ujar Rooney.

Rooney Dukung Rashford Sebagai Penerus

rooney-sang-kapten-yang-terbuang

Wayne Rooney yang saat ini tengah berlatih bersama skuad timnas Inggris dalam persiapan laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Ditanya tentang rekan satu klub nya  di Manchester United, Marcus Rashford, Rooney melayangkan pujian. Menurut Rooney, Rashford adalah pemain fantastis dengan bakat luar biasa meski masih berusia sangat muda.

Catatan empat gol serta sebuah assist dari total 9 penampilannya bersama Tim Setan Merah musim ini membuahkan panggilan kepada Rashford untuk memperkuat skuad The Three Lions. Rashford dikabarkan akan bermain sebagai starter dalam laga kontra Malta pada 8 Oktober mendatang.

Menanggapi lesatan karir sang junior di Manchester United bersama timnas The Three Lions, Rooney pun menyampaikan kekagumannya pada pemain bahkan saat ini masih berusia 18 tahun tersebut.

“Saya pikir Marcus (Rashford) sukses menunjukan performa yang sangat fantastis. Dan menurut saya, dia merupakan salah satu pemain muda paling berbakat saat ini,” Rooney berbicara kepada media setempat.

“Jika dia (Rashford) tetap berusaha untuk mengembangkan potensi nya, saya yakin bahwa dirinya akan menjadi seorang bintang di masa yang akan datang. Saya rasa dia layak untuk itu melihat kerja keras yang telah dia lakukan.” tutup Rooney.

Matchday 6 Liga Premier : West Ham Merosot, Pogba Akhiri Puasa Gol

Hasil Buruk West Ham Sejak 1988-1999

Pekan ke-6 kompetisi Liga Premier Inggris menghadirkan beberapa laga penuh kejutan.Salah satu nya yaitu laga antara West Ham United berhadapan dengan Southampton. Bermain di kandang, West Ham United justru harus menerima kenyaan  pahit takluk dari sang tamu, Southampton.

west-ham-0-3-southampton

Tidak tanggung-tanggung, tiga gol beruntun yang dicetak Charlie Austin di menit ke-40, Dusan Tadic (62′) dan James Ward-Prowse (90’+2′) sukses mengantar West Ham United merosot ke urutan 18 klasemen sementara yang juga merupakan zona degradasi.

Sebenarnya hasil akhir pekan kemarin tidak terlalu mengejutkan. Karena menurut catatan, West Ham juga mengalami hal yang sama yaitu hasil buruk pada awal musim kompetisi musim lalu, hanya saja mereka akhirnya mampu bangkit untuk kemudian menyelesaikan musim di posisi 7.

Klub yang berjuluk The Hammers tersebut hingga saat ini terhitung sudah kebobolan 15 gol dari total 6 laga yang mana 5 diantaranya West Ham United menelan kekalahan. Hasil buruk ini merupakan yang pertama kali nya bagi klub yang bermarkas di Upton Park sejak musim 1988-1999.

Pogba Akhiri Paceklik Gol

Sementara itu, hasil pertandingan lain dalam Matchday ke-6 Liga Premier musim 2016-2017 juga terlihat membuat pergeseran yang cukup signifikan di papan atas klasemen sementara Liga Inggris. Menekuk Middlesbrough dengan skor akhir 1-2, Tottenham Hotspurs sukses merangsek ke uruan dua menempel sang pemuncak klasemen Mancheseter City yang juga meraih hasil positif akhir pekan lalu.

Adalah Son Heung-Min yang berperan menjadi aktor dibalik kemenangan Spurs minggu lalu. Aksi pemain asal Negeri Ginseng tersebut sukses memberikan keunggulan Spurs pada menit ke-7 dan 23′. Sedangkan Middlesbrough hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui Ben Gibson (65′). Atas hasil positif tersebut,Skuad asuhan Mauro Pochettino tersebut kini tercatat mengumpulkan total 14 poin dari enam pertandingan.

arsenal-3-0-chelsea

Naiknya The Lilywhites ke posisi runnner-up tidak lepas dari hasil buruk yang menimpa Chelsea. Bertandang ke markas Arsenal, Emirates Stadium, The Blues terpaksa menyerah 0-3 dari tim tuan rumah. Alexis Sanchez, The Walcott dan Mesut Ozil sukses memborbardir gawang skuad asuhan Antonio Conte  masing-masing pada menit 11′, 14′ dan 40′. Hasil tersebut memaksa The Blues merosot ke peringkat 8 dari posisi runner-up dengan total 10 poin. Sedangkan The Gunners naik ke urutan 3 dengan koleksi total 13 poin.

Perlombaan klub-klub raksasa menuju papan atas klasemen sementara Liga Inggris masih belum bisa mengguncang Manchester City di singgasana teratas Liga Premier Inggris. Skuad asuhan Pep Guardiola tersebut masih kokoh bertengger di puncak klasemen musim 2016-2017 dengan 18 poin usai menghabisi Swansea City dengan skor telak 3-1. Sempat bermain imbang 1-1 hingga paruh pertama usai, dua gol yang dicetak Sergio Aguero dan Rahem Sterling pada menit 65′ dan 77′ berhasil memastikan kemenangan Citizens.

Di tempat lain, saudara se-kota Manchester City, Manchester United, berhasil melibas juara musim lalu, Leicester City, pada akhir pekan lalu di markas The Red Devils, Stadion Old Trafford. Tanpa ampun, skuad asuhan Jose Mourinho tersebut menghajar  The Foxes dengan skor akhir 4-1. Gol Chris Smalling (22′), Juan Mata (37′), Marcus Rashford (40′) pada paruh pertama berhasil membawa United unggul 3-0.

Dan yang menjadikan ini menarik adalah berakhirnya puasa gol Paul Pogba yang berhasil menutup babak pertama melalui gol nya, 3 menit jelang turun minum. Di babak kedua tidak ada gol tambahan dari tim tuan rumah, yang  terjadi hanya gol hiburan bagi Leiceseter City yang dicetak Demarai Gray pada menit 59′.